Follow

DPT bisa jadi bumerang bagi KPU

Semarang (ANTARA News) - Pengamat politik Universitas Diponegoro Semarang Teguh Yuwono mengingatkan bahwa daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014 bisa menjadi bumerang bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kalau sampai penetapan DPT mundur terus, tahapan-tahapan selanjutnya terkait Pemilu terancam tidak bisa dilakukan. Kan dasarnya perencanaan dan penganggaran menggunakan DPT," katanya di Semarang, Senin.

Sebelumnya, KPU menjadwalkan penetapan DPT pada 23 Oktober 2013, tetapi karena mendapatkan kritikan dan masukan berbagai pihak kemudian memutuskan penundaan selama dua minggu hingga 4 November 2013.

Pengajar FISIP Undip itu menyebutkan DPT menjadi dasar perencanaan penganggaran, seperti membuat kotak suara, membuat kartu suara sehingga jika molor terus akan menganggu tahapan-tahapan berikutnya terkait Pemilu.

Akan tetapi, kata dia, jika penetapan DPT terlalu dipaksakan padahal sebenarnya belum siap, misalnya datanya belum valid juga akan menimbulkan masalah besar dalam tahapan-tahapan pelaksanaan Pemilu 2014.

"Pertanyaannya, apa nanti DPT itu bisa direvisi setelah ditetapkan? Misalnya, ada orang yang sudah pindah masih didaftar, orang yang sudah meninggal ternyata masuk DPT, dan sebagainya," kata Teguh.

Apalagi, kata dia, permasalahan DPT masih ratusan ribu pemilih sehingga KPU harus berhati-hati berkaitan dengan masalah penetapan DPT agar tidak menjadi bumerang bagi kredinilitas lembaga itu.

Memang ada beberapa pihak yang meminta KPU menunda lagi penetapan DPT karena khawatir masih banyak masalah, kata dia. Tetapi November ini sebenarnya sudah merupakan "lampu kuning" bagi KPU.

"Sekarang ini kan sudah November 2013. Sebenarnya sudah lampu kuning, bahkan mendekati lampu merah bagi KPU berkaitan dengan penetapan DPT. Kalau sudah Desember 2013 sudah lampu merah," katanya.

Kalau penetapan DPT sampai diundur-undur terus, kata dia, proses pelaksanaan Pemilu 2014 bisa saja gagal karena berkaitan dengan penganggaran sehingga KPU harus sangat berhati-hati mengambil keputusan.

"Kalau ada yang bilang diundur lagi (penetapan DPT, red.) masih aman, saya melihatnya sekarang sudah lampu kuning. Jangan sampai molor sampai Desember 2013. Bisa-bisa tidak jadi Pemilu gara-gara DPT," katanya.

Apalagi, kata Teguh, KPU sudah beberapa kali menangani Pemilu sehingga seharusnya bisa belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya dan pelaksanaan Pemilu 2014 harus lebih baik dibandingkan sebelumnya.

sumber: http://www.antaranews.com/berita/403562/dpt-bisa-jadi-bumerang-bagi-kpu

Share

Kutipan Media

  • Ironi Hari Tanpa Tembakau di Indonesia (Bagian 1) +

    PP 109/2012 Dan Pertaruhan Hidup Puluhan Juta Orang; Pemerintah menerbitkan peraturan pemerintah (PP) No. 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Read More
  • STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA +

    STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA (Berpikir Global, Beraksi Lokal) Oleh: Drs. Jamalludin Sitepu, M.A. Banyak pihak yang sudah Read More
  • BUMN INFRASTRUKTUR +

    Salah satu ciri yang menegaskan kemanjuan suatu negara adalah baiknya infrastruktur yang ada di negara tersebut. Karena jika semua infrastruktur Read More
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Analisis

  • Analisis Monitoring Partai Politik Periode Januari-Pebruari 2014 +

    Menjelang pelaksanaan pemilu legilatif 2014, Indonesia Media Monitoring Center (IMMC) melakukan riset pemberitaan media terhadap dinamika partai politik. Riset media Read More
  • Analisis Monitoring Pemberitaan Parpol : 28 September – 4 Oktober 2013 Kian Pudarnya Pamor Partai Politik +

    Pamor partai politik kian menurun di mata publik karena semakin banyaknya anggota/kader parpol yang terjerat kasus hukum. Pada sisi lain, Read More
  • Analisis Monitoring Pemberitaan Parpol : 23-27 September 2013 Kasus Hukum dan Konflik Jadi Isu Utama Pemberitaan Partai Politik +

    Menjelang pemilu 2014, Indonesia Media Monitoring Center (IMMC) melakukan monitoring pemberitaan media terhadap partai politik. Monitoring dilakukan dengan skala minggu Read More
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Follow Us

Find Us