Follow

Perludem Yakin DPT Pemilu 2014 Lebih Baik

JAKARTA, FAJAR -- Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyakini persiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 akan lebih baik dan teratur dibanding tahun 2009. Menurut Ketua Perludem, Didik Supriyanto, dengan ditundanya penetapan DPT oleh KPU selama dua kali itu adalah langkah yang tepat. Hal ini untuk menghindari kontroversi seperti yang terjadi pada DPT pada Pemilu 2004 dan 2009.

"Saya optimis ini akan lebih baik Bedanya dari 2009 adalah kita sepanjang tahun diyakinkan KPU datanya beres tapi ternyata enggak. Tapi kalau KPU yang sekarang lebih tahu diri masalah DPT ini bukan sepele. Sehingga mreka lebih terbuka dan ketika diminta mundur jadwal bisa mundur," tutur Didik dalam jumpa pers di Jakarta Pusat, Minggu, (3/11).

KPU, kata dia, sudah dijamin UUD 1945 untuk menetapkan DPT. Oleh karena itu, KPU diminta harus tetap terbuka dan menjelaskan pada publik soal komitmen dan upaya yang dilakukannya untuk melakukan pembersihan data-data bermasalah yang masih tercecer. Keterbukaan, sambunngnya, akan membuat pemangku kepentingan lebih mudah melakukan pengawasan dan mencegah terjadinya manipulasi.

Untuk cegah manipulasi dan kecurangan DPT di lapangan, Perludem menyarankan KPU menyampaikan strategi serta rencana terukur dan menaruh jajaran yang profesional dalam pendataan sehingga tidak ada kesalahan yang terulang.

"Misalnya dengan pengamanan surat suara dan sisa surat suara yang tidak digunakan di TPS serta mencegah pemilih ganda di TPS dengan melakukan screening keterpenuhan syarat pemilih untuk menggunakan hak pilih secara ketat," papar Didik.

Menurutnya, apabila ada partai politik yang menuding terdapat kesalahan dalam pengumpulan data DPT, maka harus menunjukkan bukti kesalahan yang dimaksud. Sebab, KPU tidak dapat memperbaiki jika tidak mengetahui letak kesalahannya di mana.

"Disampaikan mana yang salah sehingga bisa dilakukan pembersihan segera, diperbaiki," tandas Didik. (jpnn)

sumber: http://www.fajar.co.id/nasional/3004911_5712.html

Share

Kutipan Media

  • Ironi Hari Tanpa Tembakau di Indonesia (Bagian 1) +

    PP 109/2012 Dan Pertaruhan Hidup Puluhan Juta Orang; Pemerintah menerbitkan peraturan pemerintah (PP) No. 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Read More
  • STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA +

    STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA (Berpikir Global, Beraksi Lokal) Oleh: Drs. Jamalludin Sitepu, M.A. Banyak pihak yang sudah Read More
  • BUMN INFRASTRUKTUR +

    Salah satu ciri yang menegaskan kemanjuan suatu negara adalah baiknya infrastruktur yang ada di negara tersebut. Karena jika semua infrastruktur Read More
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Analisis

  • Analisis Monitoring Partai Politik Periode Januari-Pebruari 2014 +

    Menjelang pelaksanaan pemilu legilatif 2014, Indonesia Media Monitoring Center (IMMC) melakukan riset pemberitaan media terhadap dinamika partai politik. Riset media Read More
  • Analisis Monitoring Pemberitaan Parpol : 28 September – 4 Oktober 2013 Kian Pudarnya Pamor Partai Politik +

    Pamor partai politik kian menurun di mata publik karena semakin banyaknya anggota/kader parpol yang terjerat kasus hukum. Pada sisi lain, Read More
  • Analisis Monitoring Pemberitaan Parpol : 23-27 September 2013 Kasus Hukum dan Konflik Jadi Isu Utama Pemberitaan Partai Politik +

    Menjelang pemilu 2014, Indonesia Media Monitoring Center (IMMC) melakukan monitoring pemberitaan media terhadap partai politik. Monitoring dilakukan dengan skala minggu Read More
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Follow Us

Find Us