Follow

Analisis Monitoring Pemberitaan Parpol : 23-27 September 2013 Kasus Hukum dan Konflik Jadi Isu Utama Pemberitaan Partai Politik

Menjelang pemilu 2014, Indonesia Media Monitoring Center (IMMC) melakukan monitoring pemberitaan media terhadap partai politik. Monitoring dilakukan dengan skala minggu dan bulanan. Pada minggu pertama (23-27 September 2013) telah dilakukan monitoring pemberitaan di 8 media cetak nasional yaitu Kompas, Tempo, Republika, Media Indonesia, Indopos, Sindo, Rakyat Merdeka dan Jurnal Nasional. Monitoring dilakukan dengan metode purposive sampling dengan menganalisa semua artikel/berita yang terkait dengan partai politik.

Ada beberapa temuan penting dari hasil monitoring ini. Pertama, Partai Demokrat merupakan partai yang paling banyak diberitakan oleh media. Pemberitaan Partai Demokrat jauh meninggalkan partai-partai lainnya seperti PDI Perjuangan, Golkar maupun PKS.

Tinggi pemberitaan terkait Partai Demokrat didukung oleh pelaksanaan Konvensi Calon Presiden yang digelar Partai Demokrat. Jika dibandingkan dengan isu capres di partai politik lainnya, Partai Demokrat jauh lebih unggul dalam aspek pemberitaan. Hal ini juga didukung oleh aktivitas para peserta konvensi Partai Demokrat yang secara intensif terus melakukan pendekatan dan pencitraan kepada publik seperti yang dilakukan oleh Dahlan Iskan, Pramono Edhie Wibowo, Marzuki Alie atau Ali Masykur Musa. Sementara, isu calon presiden yang datang dari PDIP masih berasal dari satu tokoh yaitu Jokowi. Sedangkan isu calon presiden dari Partai Golkar disibukkan dengan konflik internal terkait evaluasi pencapresan Aburizal Bakrie.

Pemberitaan terhadap Partai Demokrat juga kian meningkat akibat adanya penolakan sejumlah pihak terhadap penunjukkan politisi Ruhut Sitompul menjadi Komisi III DPR RI yang berasal dari Partai Demokrat. Kontroversi penunjukan Ruhut Sitompul ini juga secara bersamaan mendongkrat pemberitaan partai lain seperti Hanura dan Golkar.

Di sisi lain, kasus korupsi juga mewarnai pemberitaan partai politik pada pekan ini. Salah satu yang cukup banyak menyita perhatian media adalah proses penggeledahan rumah pribadi Olly Dodokambey, anggota DPR dari PDI Perjuangan. Begitu juga dengan kasus hukum yang melibatkan mantan Presiden PKS yang cukup berpengaruh secara signifikan kepada citra PKS di mata publik.

Meski Partai Demokrat merupakan partai yang paling banyak diberitakan, namun hal ini tidak didukung oleh tone (nada) pemberitaan yang positif. Partai Demokrat merupakan partai yang paling banyak mendapatkan tone pemberitaan yang negatif bersama dengan PDI Perjuangan dan PKS. Hal ini disebabkan oleh pemberitaan tentang penolakan sejumlah pihak terhadap penetapan Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III DPR. Publik menilai, Partai Demokrat tidak tepat memilih Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III DPR yang dianggap sebagai sosok kontroversial. Besarnya tone negatif bagi Partai Demokrat ini juga menunjukkan bahwa pemberitaan yang tinggi terhadap Partai Demokrat justru membuat citra Partai Demokrat tidak baik di mata publik.

Dari montoring yang dilakukan dalam satu pekan ini, secara umum menunjukka partai politik lebih banyak disibukkan oleh agenda internal seperti konflik dan penyelesaian kasus hukum yang menimpa anggota/kader partai. Hal ini menyebabkan partai politik belum mengoptimalkan fungsi partai secara keseluruhan seperti kegiatan partai, kinerja atau kebijakan partai. Hal ini juga terkonfirmasi lewat pemberitaan terkait program partai yang masih minim. Begitu juga dengan pemberitaan seputar program partai.

Oleh sebab itu, partai politik perlu melakukan inovasi politik untuk menginisiasi hadirnya pemberitaan positif. Partai Demokrat sudah menujukkan hal tersebut lewat program konvensi capres meski pada sisi yang lain masih terganjal oleh pemberitaan negatif seputar kontroversi penunjukkan Ruhut Sitompul sebagai ketua Komisi III DPR. Partai-partai politik lainnya, juga harus mulai mencari cara untuk memperbaiki citra di hadapan publik, sehingga publik tidak hanya disuguhi oleh pemberitaan yang bersifat negatif yang semakin membuat publik merasa pesimis terhadap partai politik.

Share

Berita

  • Mendagri Beri Sinyal Batalkan Dana Saksi Parpol +

    JAKARTA (KOMPAS.com) - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan pemerintah tidak akan mengeluarkan peraturan presiden terkait dana saksi bagi partai politik. Read More
  • KPU: Semua Parpol Lakukan Pelanggaran Kampanye +

    BANDUNG (REPUBLIKA.CO.ID), -- KPU Jabar mencatat, hampir semua parpol yang menjadi peserta Pemilu 2014 melakukan pelanggaran kampanye. "Saya cek 12 partai Read More
  • DPT bisa jadi bumerang bagi KPU +

    Semarang (ANTARA News) - Pengamat politik Universitas Diponegoro Semarang Teguh Yuwono mengingatkan bahwa daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014 bisa menjadi Read More
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Kutipan Media

  • Ironi Hari Tanpa Tembakau di Indonesia (Bagian 1) +

    PP 109/2012 Dan Pertaruhan Hidup Puluhan Juta Orang; Pemerintah menerbitkan peraturan pemerintah (PP) No. 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Read More
  • STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA +

    STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA (Berpikir Global, Beraksi Lokal) Oleh: Drs. Jamalludin Sitepu, M.A. Banyak pihak yang sudah Read More
  • BUMN INFRASTRUKTUR +

    Salah satu ciri yang menegaskan kemanjuan suatu negara adalah baiknya infrastruktur yang ada di negara tersebut. Karena jika semua infrastruktur Read More
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Follow Us

Find Us